
BATAMHEADLINE – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing serta Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Guangzhu sampai saat ini terus memantau perkembangan data korban jatuhnya pesawat penumpang China Eastern Airlines di daerah otonomi Guangzi, Tiongkok pada Senin sore (21/3).
Dikutip dari surat kabar Antara, Wakil KBRI Beijing, Dini R Kusnadi menyatakan bahwa pihak KBRI terus memonitor dan berkorndinasi dengan KJRI Guangzhou terkait kejadian pada Senin sore tersebut.
“Informasi penumpang saat ini masih belum dikeluarkan oleh pihak FAO (Kantor Urusan Luar Negeri) setempat,” kata Dino menambahkan.
Sehingga hingga saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan ada atau tidaknya korban jiwa dari Warga Negara Indonesia (WNI) di dalam kecelakaan pesawat itu.
Sebelumnya Pesawat China Eastern Airlines dengan nomor penerbangan MU-5735 yang bertolak dari kota Kunming, Provinsi Yunnan, menuju kota Guangzhou, Provinsi Guangdong jatuh di daerah pegunungan Guangxi pada Senin (21/3) sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Pesawat penumpang jenis Boeing 737 ini menganggkut sekitar 132 penumpang, termasuk Sembilan kru pesawat. Hingga saat ini belum diketahui nasib dari pesawat tersebut.