
BATAMHEADLINE – Musyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (Muscab PKB) Kota Batam dihadiri Walikota Batam Amsakar Achmad di Hotel Aston Nagoya Thamrin, Batam, Minggu, 12 April 2026.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad mengajak PKB untuk terus bersinergi dan berkolaborasi membangun Batam dengan Pemerintah Kota Batam. “Kami mengapresiasi peran PKB selama ini yang telah bekerja sama dengan Pemko Batam. Bila ada perbedaan itu hal biasa. Yang pasti, PKB selama ini sangat membantu dan bersinergi dengan baik bersama Pemko Batam, ,” tegasnya.
Muscab PKB Batam dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB M Hanif Dakhiri. Hadir Ketua DPW PKB Kepri Rocky Marciano Bawole yang juga Wakil Bupati Karimun, Ketua DPRD Batam M Kamaluddin.
Hanif menjelaskan, bahwa sejak tahun 2015, PKB sudah melakukan transformasi perubahan dalam AD/ART untuk memutuskan calon-calon ketua DPW, DPC, DPAC dan Ranting.
“PKB tidak lagi menggunakan sistem voting suara. PKB saat ini tengah membuat sistem musyawarah mufakat yang akan diputuskan oleh DPP setelah melalukan rangkaian tahapan, mulai dari penjaringan dan pemetaan, hingga mengikuti ujian kelayakan dan kompetensi,” jelas Hanif yang pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja pada era Presiden Joko Widodo.
Nama SMN Masuk dari 7 Nama Calon Ketua
Dalam sidang Pleno ke IV, DPP PKB sudah memetakan nama-nama Calon Ketua DPC PKB Batam. Hasil pemetaan yang dilakukan oleh DPP, nama SMN atau Surya Makmur Nasution masuk sebagai calon sementara. Nama-nama lain, yaitu, Hendrik, Umi Kalsum, Yudianto dan Misbahul Huda.
Oleh peserta Muscab diusulkan dua nama lain, yaitu Aman dan Ikhwan Nasai. Nama-nama tersebut akan mengikuti UKK tahap I di DPW PKB Kepri dan kemudian mengikuti UKK Tahap II di DPP PKB di Jakarta.
Selain Ketua Tanfiz, Muscab juga memutuskan sembilan nama Calon Dewan Syuro PKB Batam untuk diputuskan, antara lain, KH M Nasir, KH M Yamin dan KH Romli.