BATAMHEADLINE – Sebanyak 12 Calon Mahasiswa Baru (Camaba) asal Kepulauan Riau resmi diberangkatkan menuju Universitas Kiai Haji Abdul Chalim (UKHAC) dan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin (30/9/2025). Keberangkatan ini merupakan bagian dari program beasiswa yang digagas oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kepulauan Riau.

Rombongan Camaba ini didampingi langsung oleh Ketua PERGUNU Kepri, Muhit Marzuki, dan Wakil Ketua 1 PERGUNU Kepri, Nanang Rohendi. Program ini telah berjalan sejak tahun 2022 dan terus menunjukkan konsistensinya dalam mendorong generasi muda Kepri untuk melanjutkan pendidikan tinggi berbasis pesantren.

“Ini adalah program rutin kami setiap tahun. Dari tahun 2022 ada 10 anak, tahun 2023 ada 11 anak, tahun 2024 ada 7 anak, dan sekarang alhamdulillah kita berangkatkan 12 anak. Semoga bermanfaat dan berfaedah dalam upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa,” ujar Nanang Rohendi saat pelepasan.

Nanang juga menekankan bahwa para mahasiswa ini akan mendapatkan pendidikan gratis sambil mondok di pesantren. Mereka tidak hanya akan belajar dengan mahasiswa dari Indonesia, tapi juga akan berinteraksi dengan mahasiswa internasional dari negara seperti Afganistan, Pakistan, China, dan Malaysia. “Jadi kualitas UKHAC ini tidak diragukan lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PERGUNU Kepri, Muhit Marzuki, menyampaikan bahwa program ini telah membuahkan hasil positif. “Tahun sebelumnya sudah ada yang lulus dan kembali ke Batam, sekarang bekerja dan rata-rata menjadi guru. Ini tentu sangat membanggakan,” ungkapnya.

Muhit menegaskan bahwa beasiswa ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan tinggi. “Kami ingin masyarakat di Kepulauan ini punya kesempatan kuliah. Karena ini beasiswa, maka akan sangat membantu keluarga yang secara ekonomi belum mampu,” katanya.

Menariknya, program ini juga sejalan dengan visi Pemko Batam, yakni mencetak satu sarjana di setiap pulau. “Khusus untuk wilayah Belakang Padang, kami bahkan membuka kuota tanpa batas. Siapa pun yang ingin kuliah, akan kami fasilitasi, asalkan dari Belakang Padang, bisa kuliah gratis di UKHAC,” tutur Muhit.

Dengan semangat perjuangan dan tekad mencerdaskan anak bangsa, diharapkan para mahasiswa ini kelak tumbuh menjadi tunas-tunas harapan yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tapi juga menjadi pejuang agama dan pembawa perubahan di lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Jeju Air Resmi Beroperasi di Hang Nadim, Cek Jadwal Penerbangan Batam – Korea Selatan – Batam

BATAMHEADLINE – Jeju Air, maskapai asal Korea Selatan, kini mulai beroperasi di…

Unanim advertis1 haltere loud onetrod trigly style sulky

Zuithin spread beside the ouch sulky and this wonderfully and as the…

Iskandarsyah Tekankan Pentingnya Kepastian Hidup Lewat SK PPPK

KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah memastikan bahwa penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi…

Arogansi TKA Kenya di Batam Disorot, PMKRI Siap Demo Besar-Besaran

BATAM – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan industri Batu Merah,…