Novira Trimaharatu

Mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang

 

Manajemen kinerja membuat manajer mampu memberikan pengawasan kepada karyawannya. Manajemen kinerja juga dapat mewujudkan lingkungan yang mana tiap individu bisa secara efisien memperoleh pekerjaan yang memiliki kualitas tinggi.

Dibandingkan sekedar memberikan evaluasi pada kinerja seseorang dalam satu tahun sekali, proses manajemen kinerja berkelanjutan ini dijalankan sepanjang tahun. Penerapan sistem evaluasi yang berkelanjutan memungkinkan perusahaan melakukan evaluasi pada pencapaian karyawan dengan periodik melalui penilaian serta pengawasan. Hal tersebut mengharuskan para manajer dalam menciptakan keputusan menurut data serta memberi umpan balik yang terus menerus guna mendorong kemajuan karyawan hingga kesuksesan perusahaan. Manajemen kinerja berkelanjutan menyuguhkan sejumlah manfaat lainnya yang yang ditawarkan dari pengukuran kinerja tahunan:
1.    Menjadikan karyawan lebih terlibat serta memiliki kepuasan.
2.    Memastikan bahwa karyawan memiliki tujuan yang sejalan dengan perusahaan.
3.    Menghasilkan peluang yang semakin baik dalam pencapaian dan pertumbuhan.
4.    Menjadi dasar peningkatan kinerja
5.    Mengidentifikasi kelemahan
6.    Menyusun strategi dan kebijakan operasional
Transformasi digital dapat didefinisikan sebagai penggunaan teknologi digital dalam berbagai aspek masyarakat modern yang jauh melampaui literasi dan kompetensi digital hal ini terkait dengan kemampuan perusahaan untuk berhasil menerapkan teknologi dan prosedur baru.

Di bawah ini ialah sejumlah langkah-langkah yang bisa dijalankan dalam men adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan proses manajemen kinerja berkelanjutan di era digital:
1.    Memanfaatkan teknologi
Teknologi mampu memudahkan manajemen kinerja berkelanjutan melalui cara-cara berikut ini:
•    Memanfaatkan perangkat lunak manajemen kinerja guna mengetahui target, pemantauan pencapaian, serta memberi umpan balik.
•    Memanfaatkan alat komunikasi guna menopang kerjasama serta umpan balik secara real-time.
•    Memanfaatkan analisis data guna mengenali  tren kinerja serta permasalahan potensial.
2.    Memberikan umpan balik secara berulang
Dengan teknologi menjadikan manajer bisa memberikan umpan balik secara langsung serta berulang, sehingga karyawan mampu memperbaikinya dengan secepatnya.
3.    Membentuk tujuan yang fleksibel
Tujuan kinerja seharusnya mampu sesuai dengan situasi lapangan secara real-time.
4.    Pengembangan karyawan secara berkelanjutan
Platform pembelajaran online bisa memudahkan karyawan guna selalu mengembangkan keterampilannya.
5.    Menjalankan pelatihan serta pengembangan keterampilan digital
Perusahaan harus mengadakan kegiatan pelatihan agar karyawan mampu mengembangkan literasi digitalnya.
6.    Meningkatkan kebijakan keamanan data
Perusahaan harus meningkatkan kebijakan keamanan data yang menyeluruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Waspada Sabotase Celah Gencatan Senjata

OPINI – Celah gencatan senjata pada perang antara Amerika Serikat dan Iran…

Kepemimpinan dalam Organisasi Sektor Publik: Menghadapi Tantangan dan Memanfaatkan Peluang di Era Modern

Rezi Anggraini STIE Pembangunan, Tanjungpinang, Indonesia Email: ejianggraini03@gmail.com   Kepemimpinan dalam sektor…

Kepemimpinan Sektor Publik di Era Modern: Adaptasi dan Inovasi untuk Pelayanan Optimal

Echa Yunita STIE Pembangunan, Tanjungpinang, Indonesia   Kepemimpinan sektor publik saat ini…

Tantangan dan Strategi Pengelolaan SDM pada Era Digital

Nurul Sultania Mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang Perlahan kita mulai disadarkan dengan masuknya…