
BATAMHEADLINE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Indonesia mendeteksi adanya fenomena badai kuat matahari melanda wilayah Indonesia yang diprediksi terjadi akhir pekan ini.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Bidang Geofisika Potensial BMKG Syrojudin mengatakan badai kuat matahari tersebut berada pada indeks (G4). Peristiwa ini pun akan berlangsung sejak Jumat (11/10) hingga Minggu (13/10).
Syrojudin mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkegiatan atau transaksi menggunakan jaringan internet, komunikasi berbasis radio selama periode badai matahari tersebut.
Kemudian bagi para pilot drone di seluruh Indonesia disarankan BMKG untuk tidak mengoperasikan pesawat tanpa awaknya karena berpotensi hilang kendali, dan akurasi posisi berbasis satelit seperti GPS juga akan menurun.
BMKG secara berkala akan terus memperbarui informasi fenomena badai matahari ini kepada masyarakat berdasarkan pengamatan dan analisis yang terukur sebagai acuan keselamatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Sementara NASA menyebut, Badai Matahari yang diarahkan ke Bumi dapat menimbulkan gangguan besar pada medan magnet Bumi berupa Badai Geomagnetik. Fenomena ini dapat menimbulkan dampak, seperti pemadaman radio, pemadaman listrik hingga munculnya aurora.