BATAMHEADLINE.COM – Raden Hari Tjahyono (RHT) Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau mendorong pemerintah untuk memenuhi tuntutan warga Rempang-Galang yang beberapa hari ini melakukan aksi unjukrasa.

Hal ini seperti disampaikannya baru-baru ini kepada wartawan. Dia mengungkapkan bahwa warga Rempang – Galang bukan menolak investasi tapi dengan alasan investasi mereka terusir dari kampungnya dan diperparah lagi terancam kesejahteraannya.

“Saya mendorong agar pemerintah pusat dalam hal ini diwakili BP Batam bisa arif dan bijak menyikapi keinginan warga rempang yg menolak relokasi, menghormati keberadaan 16 titik kampung tua,” kata Raden Hari Tjahyono (RHT).

Ditambahkannya, diperlukan sosialisasi detail plan eco city serta dampaknya, jangan sampai memaksakan kehendak buru-buru ukur lahan karena kejar tayang sementara masyarakat Rempang sendiri diabaikan.

“Kalaupun nanti masyarakat rempang setuju ya sifatnya harus ganti untung harus jelas. Masyarakat Melayu tempatan harus diprioritaskan wacana relokasi dan jaminan kesejahteraan harus mampu melebihi apa yang mereka dapat selama ini jangan sampai tawaran relokasi yang ditawarkan pemerintah malah merugikan mereka,” tutup Raden Hari Tjahyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Jeju Air Resmi Beroperasi di Hang Nadim, Cek Jadwal Penerbangan Batam – Korea Selatan – Batam

BATAMHEADLINE – Jeju Air, maskapai asal Korea Selatan, kini mulai beroperasi di…

Unanim advertis1 haltere loud onetrod trigly style sulky

Zuithin spread beside the ouch sulky and this wonderfully and as the…

Iskandarsyah Tekankan Pentingnya Kepastian Hidup Lewat SK PPPK

KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah memastikan bahwa penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi…

Arogansi TKA Kenya di Batam Disorot, PMKRI Siap Demo Besar-Besaran

BATAM – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan industri Batu Merah,…