TANJUNGPINANG, BATAMHEADLINE.COM – Perubahan APBD Kepri Tahun Anggaran 2026 diminta tidak hanya berorientasi pada jumlah program dan penyerapan anggaran. Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kepri, Hj. Ismiyati, S.Pd.AUD, menekankan pentingnya memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kepri itu mengatakan pembangunan manusia harus menjadi bagian penting dalam kebijakan daerah. Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, menurutnya, perlu disertai dengan pemerataan akses terhadap pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial serta pelayanan publik.
Ismiyati secara khusus meminta pemerintah memperhatikan kelompok yang berpotensi mengalami keterbatasan akses, mulai dari anak-anak, perempuan, penyandang disabilitas hingga masyarakat yang berada di pulau-pulau kecil.
“Yang harus kita lihat bukan hanya berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi siapa penerima manfaatnya dan apakah program tersebut benar-benar memperbaiki kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai keluarga perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam strategi pembangunan. Berbagai program terkait pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga perlu dipandang sebagai satu kesatuan.
Menurut Ismiyati, ukuran keberhasilan anggaran pada akhirnya terletak pada manfaat yang diterima masyarakat. Karena itu, perencanaan Perubahan APBD harus mampu menjangkau kelompok yang selama ini menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh pelayanan dasar.


Comment