
Latihan multinasional ini merupakan latihan lapangan pemeliharaan perdamaian internasional tahunan terbesar di dunia yang dirancang untuk mendorong perdamaian dan keamanan global. Latihan tahun ini diikuti oleh lebih dari 700 personel dari 22 negara di lima benua, antara lain Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Kanada, Argentina, Brasil, Uruguay, Inggris, Belanda, Australia, dan Selandia Baru. Ini merupakan kali keempat Indonesia menjadi tuan rumah MPE.

Foto: Moh. Iqbal Nasution/Kedubes AS Jakarta
Pada acara pembukaan tanggal 20 Juli, Wakil Ajudan Jenderal Garda Nasional Hawaii (Hawaii National Guard), Brigadir Jenderal (Brigjen) Phillip L. Mallory, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, TNI, dan PMPP yang telah menjadi tuan rumah latihan tahun ini.
“Garuda Canti Dharma telah menjadi salah satu latihan pemeliharaan perdamaian multinasional utama di dunia. Partisipasi para profesional militer dari berbagai negara mencerminkan komitmen bersama kita untuk mempersiapkan pasukan pemelihara perdamaian yang siap mengabdi dengan profesionalisme, integritas, dan rasa hormat terhadap masyarakat yang dipercayakan untuk mereka lindungi. Latihan bersama hari ini akan memperkuat kemampuan kita untuk beroperasi bersama di masa depan demi mendukung perdamaian dan keamanan internasional,” ujar Brigjen Mallory dalam sambutan pembukaannya.
Garuda Canti Dharma III 2026 terdiri atas kegiatan pelatihan staf operasi pemeliharaan perdamaian PBB, pelatihan lapangan, dan kegiatan peningkatan kemampuan elemen pendukung esensial (critical enabler) di PMPP. Melalui latihan ini, pasukan Indonesia, AS, dan negara-negara mitra saling meningkatkan interoperabilitas serta menyelaraskan pemahaman mengenai taktik, teknik, dan prosedur, guna meningkatkan kesiapan serta efektivitas pasukan operasi perdamaian global.

Foto: Kresna Soegio/Kedubes AS Jakarta


Comment