BATAMHEADLINE – Dalam upaya memperkuat sinergi antar instansi dalam pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah perbatasan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kecamatan Belakang Padang pada Kamis (24/04), bertempat di Aula Kantor Imigrasi Belakang Padang.

Acara yang digelar oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM) yang menjadi wadah strategis untuk membangun kolaborasi dan komunikasi lintas sektor guna menjaga stabilitas serta keamanan wilayah.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dan langkah operasional antar instansi dalam menghadapi dinamika keberadaan orang asing di wilayah perbatasan. Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah tukar-menukar data dan informasi terkait pengawasan orang asing antara Imigrasi dan instansi pemerintah lainnya yang berwenang di wilayah Kecamatan Belakang Padang.

Selain itu, rapat koordinasi juga menginventarisasi berbagai permasalahan aktual yang dihadapi dalam pengawasan orang asing, termasuk isu-isu yang berdampak langsung kepada masyarakat. Melalui forum ini, para peserta saling memberikan masukan, saran, serta alternatif solusi dalam rangka mengefektifkan upaya pengawasan orang asing.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Yanto Ardianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret penguatan fungsi pengawasan terhadap orang asing yang tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Pengawasan orang asing bukan hanya tugas Imigrasi semata, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Sinergi melalui forum TIMPORA ini adalah kunci utama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan seperti Belakang Padang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dhani Tri Prassetyo, menekankan pentingnya keberlanjutan komunikasi antar anggota TIMPORA untuk merespons cepat setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan dan aktivitas orang asing.

“Kami berharap setiap informasi yang diterima oleh instansi terkait dapat segera ditindaklanjuti bersama, sehingga potensi gangguan yang mungkin ditimbulkan oleh keberadaan orang asing dapat diminimalkan sedini mungkin,” jelas Dhani.

Dengan semangat koordinasi dan sinergi yang kuat, TIMPORA Kecamatan Belakang Padang siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional melalui pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah perbatasan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Jeju Air Resmi Beroperasi di Hang Nadim, Cek Jadwal Penerbangan Batam – Korea Selatan – Batam

BATAMHEADLINE – Jeju Air, maskapai asal Korea Selatan, kini mulai beroperasi di…

Unanim advertis1 haltere loud onetrod trigly style sulky

Zuithin spread beside the ouch sulky and this wonderfully and as the…

Iskandarsyah Tekankan Pentingnya Kepastian Hidup Lewat SK PPPK

KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah memastikan bahwa penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi…

Arogansi TKA Kenya di Batam Disorot, PMKRI Siap Demo Besar-Besaran

BATAM – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan industri Batu Merah,…