
BATAMHEADLINE – Pengurus Daerah KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Batam sukses menggelar sebuah talk show yang dihadiri mahasiswa dari berbagai kampus diantaranya Kampus UNRIKA, UIB, STAI IBNU SINA, UNIBA, UPB, STIQ KEPRI, STIT HIDAYATULLAH, dan berbagai OKP yang ada di kota Batam.
Acara yang berlangsung di Aula Mini Universitas Riau Kepulauan ini mengusung tema “Ngaku Mahasiswa Tapi Belum Bisa Apa-Apa..?”, Minggu (13/10/2024).
Talk show ini di moderator langsung oleh, ketua Pengurus Daerah KAMMI Kota Batam,Wahyu Kurniadi, S.T, dan menampilkan beberapa narasumber inspiratif, dari kalangan akademisi, pengusaha dan profesional, diantaranya Rahmi Ayunda,S.H.M.H (Dosen Universitas Internasional Batam Fakultas Hukum) dan Nurul Mahfud, S.Tr.Kom (Ketua Gerakan Intrepeneur Nusantara) dan Rifqi Aditya Aji, S.Tr.Kom (Software Developer Mediatropy Pte.Ltd).
Dalam kesempatan itu, pemateri berbagi pengalaman serta pandangan mereka tentang tantangan dan peluang yang dihadapi generasi muda saat ini. Diskusi interaktif ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam masyarakat.
“Acara ini adalah langkah awal untuk membangun dan menggali potensi mahasiswa dari berbagai latar belakang. Kami ingin mahasiswa yang ada di kota Batam ini tidak hanya fokus kuliah saja, tapi mereka bisa berperan aktif dengan isu-isu nasional dan terkhususnya isu daerah yang ada di kota Batam ini,” ujar Ketua PD KAMMI Batam, Wahyu Kurniadi,S.T, dalam sambutannya.
Peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Beberapa mahasiswa juga menyampaikan ide-ide kreatif mereka yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, menggali potensi, biar menjadi mahasiswa yang tidak hanya sekedar kuliah saja.

Dengan suksesnya acara ini, KAMMI Batam berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa, sebagai wadah untuk memperkuat jaringan mahasiswa dan menciptakan sinergi dalam memajukan bangsa.
“Kami berharap ini bukan hanya sebuah acara, tetapi awal dari gerakan yang lebih besar untuk mewujudkan perubahan positif bagi mahasiswa yang ada di kota batam,” tutup wahyu.
Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada narasumber dan foto bersama seluruh peserta, menandakan keberhasilan dalam membangun semangat kolaborasi di kalangan mahasiswa Batam.