
BATAMHEADLINE – Sejumlah bacaleg PSI turun langsung ke Pulau Kasu, Batam, pada Minggu (2/7), untuk meninjau langsung dan memberikan bantuan kepada korban puting beliung yang melanda pulau tersebut. Musibah Puting beliung yang menimpa pesisir Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terjadi pada pukul 2 dini hari tanggal 24 Juni 2023 lalu.
Selain membawa bantuan donasi berupa sembako dan makanan siap saji untuk para korban dan relawan yang bertugas di posko, 5 srikandi PSI ini juga menyempatkan untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak serta berbincang dengan warga setempat. Mereka adalah Annisa Amni, Hartati Sibarani, Hadyanna Prathita R, Ivonny Christine, Tuti Marlina, dan Eva Yunita.
Dari penuturan penanggung jawab posko bantuan yang dipusatkan di kantor kelurahan Pulau Kasu, Harry Prasetya Yonar selaku Babinkamtibmas Belakang Padang terdapat 45 rumah yang mengalami rusak total, sementara 15 rumah mengalami rusak sedang dan 42 rumah rusak ringan. Kedatangan PSI sebagai partai ke-2 yang memberikan bantuan langsung juga disambut baik oleh para warga.
Dari total 389 jiwa terdampak ada sekitar 105 anak yang juga memerlukan perhatian khusus menjelang tahun ajaran baru sekolah. Dan hal ini menjadi perhatian khusus para bacaleg PSI. Untuk itu, mereka berencana akan datang kembali dengan membawa sejumlah kebutuhan untuk anak-anak korban.
Aksi ini merupakan bentuk solidaritas para bacaleg PSI kepada warga terdampak. “Ketika mendengar kabar musibah ini pada tanggal 26 Juni, kami spontan berinisiatif untuk datang ke lokasi kejadian,” ujar Annisa.
Untuk mencapai lokasi kejadian, mereka harus melalui perjalanan laut selama 45 menit dari pelabuhan sekupang. Lokasi kejadian yang terpisah dari pulau utama Batam ini menyebabkan distribusi bantuan juga lebih sulit.
“Kami berharap, perbaikan rumah warga dapat berjalan dengan baik, dan dengan bantuan yang masuk bisa sedikit meringankan beban korban sampai dapat berkegiatan seperti sedia kala,” ujar Hadyanna.
