
Nama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali mengharum di kancah nasional, berkat prestasi membanggakan dari salah satu mahasiswanya, Sebastian Alboen Sihombing. Mahasiswa semester enam Program Studi Ilmu Hukum ini sukses mengangkat nama kampusnya hingga ke tingkat nasional melalui ajang Lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Kebudayaan.
Bukan sekadar menjadi peserta, Sebastian berhasil meraih Juara Pertama, sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersinar.
Sebastian berasal dari latar belakang keluarga sederhana di Tanjung Balai Karimun. Namun dari kesederhanaan itulah tumbuh tekad baja yang mendorongnya melampaui segala batas. Untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan biaya hidup, ia bekerja sebagai tukang ojek. Di balik helm dan motor yang ia kendarai setiap hari, tersembunyi semangat belajar yang tak pernah padam. Ia menjalaninya tanpa keluhan, karena ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci perubahan hidup.
Dukungan moral dari keluarga menjadi sumber energi tak ternilai. Apa pun yang dijalani Sebastian, keluarganya selalu hadir di barisan terdepan, memberikan semangat dan doa yang tak putus.
Bakat dan semangat Sebastian telah terlihat sejak masa sekolah. Saat duduk di bangku SMA, ia aktif dalam berbagai kompetisi—dari pidato, storytelling, hingga debat. Pada tahun 2022, ia meraih Juara II Lomba Pidato dan Storytelling di SMAS Maha Bodhi Karimun, serta medali perak lomba Bahasa Inggris tingkat nasional. Kiprahnya dalam organisasi Pramuka pun turut membawa prestasi nasional, membuktikan bahwa ia adalah sosok multitalenta dengan semangat yang menyala.
Tidak berhenti di sana, Sebastian juga mencetak sederet prestasi lainnya, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Di antaranya:
- Juara II Debat Dekratis 2022
- Peserta Terbaik Pramuka Nasional dengan tema “Pengembangan Disiplin di Era COVID-19”
- Juara III Lomba Video Pendek
- Juara II Debat Provinsi 2023 (Dekratis)
- Juara I Debat Tingkat Kepulauan Riau dalam rangka Hari Bhayangkara
- Juara II Nasional Debat Bhayangkara Zona Wilayah Barat
Puncak pencapaian terbarunya adalah kemenangan dalam Lomba Esai Nasional. Di ajang ini, Sebastian tidak hanya berperan sebagai peserta, melainkan pemikir utama—“otak” dari timnya. Perannya krusial: mulai dari menyusun kerangka esai, menganalisis data, hingga membangun argumen yang kuat dan sistematis. Karakter analitisnya membuat setiap paragraf dalam esai mereka padat makna dan relevan dengan isu-isu aktual.
Ia memastikan bahwa esai yang disusun tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menyentuh logika dan kepekaan sosial. Dedikasinya dalam proses penulisan sangat menonjol. Ia menjaga agar narasi tetap fokus, argumentatif, dan bermuatan solusi. Gaya berpikirnya yang runtut dan jernih membuat esai mereka mampu bersaing di antara ratusan peserta dari kampus-kampus besar di seluruh Indonesia.
Akhirnya, kerja keras itu terbayar. Tim mereka dinobatkan sebagai Juara Pertama, dan nama UMRAH pun kembali bersinar di panggung nasional.
Meski telah mengukir prestasi, Sebastian tak pernah lupa akan asal-usul dan perjuangannya. Ia kerap membagikan pesan-pesan inspiratif kepada rekan-rekan mahasiswa dan generasi muda. Salah satu pernyataannya yang paling membekas:
“Saya mencoba melawan diri sendiri dan melihat sejauh mana kemampuan saya. Walaupun saya ini kecil, banyak kekurangan, tapi saya bisa bersaing dengan mereka yang punya segalanya.”
Kalimat tersebut bukan hanya penyemangat, tetapi refleksi dari perjalanan hidup yang penuh perjuangan, air mata, dan pengorbanan.
Keberhasilan Sebastian adalah bukti bahwa tekad, kerja keras, dan keyakinan diri dapat menembus segala batas. Ia membuktikan bahwa kecerdasan bukan hanya soal fasilitas atau privilese, melainkan tentang kemauan untuk terus belajar dan tidak menyerah pada keadaan.
Kini, dengan deretan prestasi yang telah ia torehkan, Sebastian Alboen Sihombing bukan hanya menjadi kebanggaan keluarganya, tetapi juga simbol inspiratif bagi mahasiswa Indonesia—bahwa dari Karimun pun bisa lahir pemuda hebat yang menorehkan sejarah di tingkat nasional.
Ia adalah perwujudan nyata dari semangat “dari UMRAH, untuk Indonesia.”