BATAMHEADLINE.COM – Politisi PKS Raden Hari Tjahyono (RHT) yang juga merupakan Wakil Ketua II DPRD Kepri mendesak Dinkes Kepri dan kabupaten – kota untuk memantau peredaran obat yang diduga penyebab kasus gagal ginjal anak yang menghebohkan akhir-akhir ini.

“Dari pemberitaan yang kita pantau ada beberapa obat yang beredar pemicu kasus gagal ginjal akut pada anak, BPOM bahkan sudah merilisnya, khusus yang rekomendasi BPOM ini kita berharap sekali Dinkes bisa gercep berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk menarik peredarannya,” jelas Raden Hari Tjahyono.

Berdasarkan rilis di berbagai media siber BPOM melampirkan ada lima daftar obat yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG yang ditarik.

Dia menjelaskan, persoalan kematian anak akibat ginjal akut ini perlu mendapatkan perhatian khusus karena anak ada masa depan Kepri ke depannya.

“Saya berharap ini jadi perhatian pihak terkait, jangan sampai menelan korban lagi dari berita yang kita dengar dan baca di Kepri sudah ada, kasus ini perlu jadi perhatian karena nyawa 1 orang itu sangatlah berarti jangan dilihat kuantitasnya,” harap Raden Hari Tjahyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Jeju Air Resmi Beroperasi di Hang Nadim, Cek Jadwal Penerbangan Batam – Korea Selatan – Batam

BATAMHEADLINE – Jeju Air, maskapai asal Korea Selatan, kini mulai beroperasi di…

Unanim advertis1 haltere loud onetrod trigly style sulky

Zuithin spread beside the ouch sulky and this wonderfully and as the…

Arogansi TKA Kenya di Batam Disorot, PMKRI Siap Demo Besar-Besaran

BATAM – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan industri Batu Merah,…

Iskandarsyah Tekankan Pentingnya Kepastian Hidup Lewat SK PPPK

KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah memastikan bahwa penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi…