
BATAMHEADLINE – Politeknik Negeri Batam menjadi salah satu perguruan tinggi negeri satu satunya yang ada di Kota Batam. Tidak heran banyaknya yang ingin merasakan bangku perkuliahan di Politeknik Negeri Batam. Sejak didirikannya ternyata banyak sekali perkembangan organisasi mahasiswa yang tercakup didalamnya.
Organisasi Mahasiswa cukup sering melakukan kegiatan dengan beragam bentuk, namun seringnya organisasi mahasiswa yang melakukan event hanya sekedar formalitas nama ormawa saja tanpa mendatangkan manfaat sama sekali.
Beragam kegiatan yang berkedok ormawa dinilai cukup meresahkan, baik sebagai anggotanya atau bukan anggotanya cenderung membuang -buang waktu dan kas organisasi hanya untuk kesenangan semata tanpa manfaat yang jelas.
“Saya paham tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi tetapi jika terlalu sering diadakannya bahkan dalam sebulan sekali sangat disayangkan. Menurut saya juga kegiatan ormawa hanyalah kegiatan sampingan selain kuliah. Jangan keseringan karena dapat mengganggu time belajar kuliah, disaat pandemi gini juga harus hemat hemat keuangan dikarenakan ekonomi tak sebagus waktu sebelum pandemi” Jelas Sevia saat diwawancara melalui whatsapp, Kamis (24/03/2022).
Senada dengan itu, menurut Arin kegiatan ormawa ada yang dibutuhkan mahasiswa sebagai anggota dan ada juga yang tidak.
“50:50 karena suatu kegiatan jika dilaksanakan harus ada manfaatnya untuk sekitarnya jika hanya membuang buang waktu itu percuma, tapi di samping itu kegiatan tersebut dapat menambah relasi walaupun tidak ada manfaatnya bagi suatu kampus tersebut tapi dapat bermanfaat bagi mahasiswanya,” Jelasnya pada saat diminta pendapat.
Menurutnya ormawa juga sangat bagus dan berguna, namun seringkali melakukan event yang hanya membuang – buang waktu dan uang saja. Seharusnya bisa mendatangkan manfaat yang lebih jelas dengan merealisasikan fungsi sesungguhnya untuk anggotanya maupun non anggotanya, sejatinya organisasi mahasiswa tidak akan dibentuk jika tidak mendatangkan manfaat sama sekali.(FR)