SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Home List Berita Garap Industri Energi Masa Depan, Pupuk Indonesia Bidik Batam Jadi Pusat Ammonia dan Bunkering

Garap Industri Energi Masa Depan, Pupuk Indonesia Bidik Batam Jadi Pusat Ammonia dan Bunkering

BATAM, BATAMHEADLINE.COM – PT Pupuk Indonesia (Persero) memiliki modal industri yang kuat untuk mengambil peluang dalam perkembangan pasar amonia global. Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 7,1 juta ton per tahun, perusahaan mulai menjajaki pembangunan Ammonia Hub di Batam guna memperluas peran Indonesia dalam industri petrokimia dan rantai pasok energi masa depan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan, kapasitas produksi tersebut menjadi salah satu keunggulan perusahaan dalam mengembangkan industri amonia yang tidak hanya menyasar kebutuhan pupuk, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan untuk sektor energi dan industri maritim.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penjajakan pembangunan Ammonia Hub di Batam dengan memanfaatkan potensi pasokan gas alam dari Natuna dan Grissik. Rencana ini dibahas dalam pertemuan bersama BP Batam di Kantor BP Batam, Senin (2/11/2026), yang dihadiri Rahmad Pribadi dan Kepala BP Batam Amsakar Achmad beserta jajaran.

Rahmad menjelaskan, pengembangan fasilitas tersebut nantinya diarahkan untuk membangun infrastruktur produksi, penyimpanan, distribusi, serta perdagangan amonia bagi pasar domestik dan internasional. Selain memperkuat industri petrokimia nasional, langkah ini juga menjadi peluang bagi Pupuk Indonesia untuk mengambil peran dalam perkembangan kebutuhan energi rendah karbon.

Ia menilai, perubahan industri pelayaran global menuju penggunaan bahan bakar rendah dan nol emisi membuka prospek baru bagi amonia sebagai salah satu alternatif energi masa depan. Melalui pengembangan Ammonia Hub, Pupuk Indonesia ingin mengoptimalkan kekuatan industrinya sekaligus mendorong Indonesia menjadi bagian penting dalam rantai pasok energi global.

BEI Siapkan Anggaran Rp596,4 Miliar pada 2027, Bidik Transaksi Saham Rp21 Triliun per Hari

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
×