Oleh: Domi Kamsyah, Mutiarani, KMS Avrieldi, Meschac Timothee Silalahi, Annisa Fyona, Muhammad Andi Nova, Hanifah Widiastuti, Nurul Fadilah
BATAM, BATAMHEADLINE.COM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memberikan pelatihan desain berbasis teknologi kepada siswa SMKN 11 Batam. Kegiatan bertajuk Pelatihan Desain Kursi Praktikum Las Berbasis Computer-Aided Design (CAD) tersebut digelar di Politeknik Negeri Batam pada 12 Agustus 2026.
Sebanyak 30 siswa kelas X SMKN 11 Batam mengikuti pelatihan yang bertujuan mengenalkan proses perancangan teknik menggunakan perangkat lunak. Dalam kegiatan tersebut, peserta mempelajari penggunaan SolidWorks sebagai salah satu perangkat desain berbasis CAD.

Pelatihan menghadirkan tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam yang berperan sebagai pemateri sekaligus pendamping peserta. Kegiatan juga turut didampingi oleh guru SMKN 11 Batam, Simon Panjaitan dan Qhoirunnisa.
Ketua panitia, Domi Kamsyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama antara Politeknik Negeri Batam dan SMKN 11 Batam diharapkan dapat membuka kesempatan bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi dan desain teknik.
“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan SMKN 11 Batam dan semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi pelajar,” ujarnya.
Pihak SMKN 11 Batam menyambut baik kegiatan tersebut. Simon Panjaitan menilai pelatihan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempelajari keterampilan baru, terutama karena sebagian besar peserta merupakan siswa kelas X yang belum memperoleh materi pembelajaran desain menggunakan perangkat lunak SolidWorks.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan proses pembuatan desain. Kursi praktikum las dipilih sebagai objek pembelajaran, sehingga para siswa dapat memahami tahapan perancangan mulai dari pengembangan konsep hingga pembentukan model dalam bentuk tiga dimensi.
Panitia juga melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan pemahaman peserta. Tes awal diberikan sebelum materi pelatihan dimulai, sementara tes akhir dilakukan setelah seluruh rangkaian pembelajaran selesai.
Melalui perbandingan hasil kedua tes tersebut, penyelenggara dapat melihat sejauh mana peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa setelah mengikuti pelatihan.

Program ini diharapkan mampu memperluas wawasan siswa SMKN 11 Batam mengenai penerapan teknologi CAD dalam dunia teknik. Selain itu, kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mendukung kegiatan praktik dan pengembangan kompetensi siswa di bidang teknik mesin maupun pengelasan.


Comment