BINTAN –  Komitmen Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepulauan Riau Dr. Nyanyang Haris Pratamura, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau, dalam mendorong hilirisasi kelapa mendapat apresiasi dari kalangan industri. PT Bionesia Organic Foods menyatakan siap bersinergi dengan HKTI Kepri untuk membangun industri kelapa yang lebih kuat dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Head of Supply Chain Management PT Bionesia Organic Foods, Ajeng Selanda Rianto, usai menerima kunjungan kerja jajaran DPD HKTI Kepulauan Riau di fasilitas perusahaan, Lobam Industrial Park, Kabupaten Bintan.

Ajeng mengatakan, kunjungan yang merupakan bagian dari program kerja Ketua DPD HKTI Kepri, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara dunia usaha dan organisasi petani dalam mendukung kemajuan sektor kelapa.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kunjungan HKTI Kepulauan Riau. Kami melihat adanya kesamaan visi dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa melalui pengembangan industri hilir. Kolaborasi antara dunia usaha, petani, dan pemangku kepentingan akan memperkuat daya saing produk kelapa Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Ajeng.

Menurutnya, PT Bionesia mendukung penuh program hilirisasi kelapa yang menjadi agenda strategis pemerintah. Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menghasilkan berbagai produk bernilai tambah seperti santan UHT, krim kelapa, air kelapa UHT, konsentrat air kelapa, hingga produk turunan lainnya yang berorientasi ekspor.

Namun, ia mengakui industri masih menghadapi tantangan, mulai dari ketersediaan bahan baku berkualitas, perubahan cuaca, usia tanaman kelapa, hingga meningkatnya standar keamanan pangan dan persaingan global.

Karena itu, Ajeng berharap sinergi yang dibangun HKTI Kepri di bawah kepemimpinan Dr. Nyanyang Haris Pratamura dapat terus diperkuat melalui program peremajaan tanaman, peningkatan produktivitas petani, penguatan rantai pasok, serta edukasi mengenai kebutuhan industri.

PT Bionesia juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan bersama HKTI Kepri, mulai dari diskusi teknis, kunjungan lapangan, hingga pengembangan ekosistem industri kelapa dari hulu ke hilir. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah pendukung utama hilirisasi kelapa nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Jeju Air Resmi Beroperasi di Hang Nadim, Cek Jadwal Penerbangan Batam – Korea Selatan – Batam

BATAMHEADLINE – Jeju Air, maskapai asal Korea Selatan, kini mulai beroperasi di…

Unanim advertis1 haltere loud onetrod trigly style sulky

Zuithin spread beside the ouch sulky and this wonderfully and as the…

Arogansi TKA Kenya di Batam Disorot, PMKRI Siap Demo Besar-Besaran

BATAM – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan industri Batu Merah,…

Iskandarsyah Tekankan Pentingnya Kepastian Hidup Lewat SK PPPK

KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah memastikan bahwa penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi…