SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Headline
Home List Berita Fraksi PKS Dorong Ranperda Insentif Investasi yang Seimbang untuk Kepri

Fraksi PKS Dorong Ranperda Insentif Investasi yang Seimbang untuk Kepri

PKS ISMIATI (2)
PKS ISMIATI (2)
PKS ISMIATI (2)

PKS ISMIATI (2)

TANJUNGPINANG – Hj Ismiyati Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kepulauan Riau menegaskan pentingnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa regulasi ini harus dirancang dengan seimbang agar tidak hanya menarik investor, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Ranperda tersebut akan segera dibahas dan Senin (17/02/2025) dijadwalkan akan diparipurnakan dalam pandangan umum fraksi-fraksi di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kepri.

Menurutnya, Kepri sebagai wilayah strategis memiliki potensi besar dalam menarik investasi di berbagai sektor. Oleh karena itu, regulasi yang dibuat harus mampu memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi para investor, tanpa mengorbankan hak-hak tenaga kerja lokal dan keberlanjutan lingkungan.

“Jangan sampai kebijakan insentif justru membuat daerah kehilangan potensi penerimaan atau menyebabkan eksploitasi sumber daya tanpa perhitungan yang matang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya mekanisme yang jelas dalam pemberian insentif agar transparan dan tepat sasaran.

“Insentif harus diberikan kepada investor yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk yang memberdayakan tenaga kerja lokal dan berkontribusi pada program sosial,” tambahnya.

Kopdar ke-40, Falcon Batam Satukan Anggota dalam Semangat Solidaritas

Selain itu, ia mendorong agar pemerintah daerah lebih proaktif dalam melakukan promosi investasi dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat. Regulasi yang ada harus mempermudah perizinan tanpa mengabaikan aspek pengawasan.
TANJUNGPINANG – Hj Ismiyati Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kepulauan Riau menegaskan pentingnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa regulasi ini harus dirancang dengan seimbang agar tidak hanya menarik investor, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Ranperda tersebut akan segera dibahas dan Senin (17/02/2025) dijadwalkan akan diparipurnakan dalam pandangan umum fraksi-fraksi di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kepri.

Menurutnya, Kepri sebagai wilayah strategis memiliki potensi besar dalam menarik investasi di berbagai sektor. Oleh karena itu, regulasi yang dibuat harus mampu memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi para investor, tanpa mengorbankan hak-hak tenaga kerja lokal dan keberlanjutan lingkungan.

“Jangan sampai kebijakan insentif justru membuat daerah kehilangan potensi penerimaan atau menyebabkan eksploitasi sumber daya tanpa perhitungan yang matang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya mekanisme yang jelas dalam pemberian insentif agar transparan dan tepat sasaran.

“Insentif harus diberikan kepada investor yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk yang memberdayakan tenaga kerja lokal dan berkontribusi pada program sosial,” tambahnya.

Pujakesuma Batu Aji Perkuat Struktur Organisasi, Hendrik Dorong Pembentukan Pengurus di Empat Kelurahan

Selain itu, ia mendorong agar pemerintah daerah lebih proaktif dalam melakukan promosi investasi dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat. Regulasi yang ada harus mempermudah perizinan tanpa mengabaikan aspek pengawasan.

“Jangan sampai ada investor yang merasa dipersulit dalam birokrasi, tetapi juga jangan sampai kita lengah dalam melakukan pengawasan terhadap investasi yang masuk,” tegasnya.

Sebagai bagian dari Fraksi PKS, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal pembahasan Ranperda ini agar tetap berpihak pada kepentingan daerah dan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa investasi yang datang ke Kepri benar-benar memberi dampak positif bagi ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

“Jangan sampai ada investor yang merasa dipersulit dalam birokrasi, tetapi juga jangan sampai kita lengah dalam melakukan pengawasan terhadap investasi yang masuk,” tegasnya.

Tanam 1.000 Mangrove, GRIB Jaya Kepri Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Kondusivitas Batam

Sebagai bagian dari Fraksi PKS, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal pembahasan Ranperda ini agar tetap berpihak pada kepentingan daerah dan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa investasi yang datang ke Kepri benar-benar memberi dampak positif bagi ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×
×