
BATAMHEADLINE – Perekonomian Kota Batam diperkirakan mengalami perbaikan sejalan dengan perbaikan perekonomian global maupun domestik. Perbaikan tersebut didorong oleh progres vaksinasi yang semakin baik.
Berdasarkan data hingga 15 November 2021, jumlah penduduk Kota Batam yang telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis lengkap mencapai 660.449 jiwa (83,66%).
Pencapaian tersebut akan turut mendukung upaya pemulihan ekonomi. Dengan kecepatan vaksinasi saat ini, program vaksinasi di Kota Batam diperkirakan akan mencapai target pada akhir tahun.
Faktor pendukung pertumbuhan lainnya yakni pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam Bintan Karimun (BBK) yang akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Pengembangan Kota Batam sendiri difokuskan sebagai hub logistik internasional, industri kedirgantaraan (MRO), industri light and valuable (high tech), industri digital dan kreatif, serta international trade dan finance center serta pariwisata.
Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dari total luas Kota Batam sebesar 111.699 Ha, ruang yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan yakni sebesar 25% atau 38.182 Ha yang terdiri atas peruntukan Kawasan industri, pariwisata, perdagangan-jasa, pertambangan, perkebunan dan pertanian, perikanan dan lainnya.