TANJUNGPINANG, BATAMHEADLINE.COM – Gerbang Pangan dan Wisata Kuliner menjadi salah satu upaya HKTI memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau pada momentum Hari Tani Nasional 2026. Program yang digelar di halaman Ramayana Mall Tanjungpinang, 9–11 Oktober, ini mendapat dukungan Ketua DPD HKTI Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura.
Nyanyang yang juga Wakil Gubernur Kepri mengatakan, program tersebut menghadirkan pasar murah yang menyediakan beras, minyak goreng, dan sejumlah komoditas hasil pertanian dengan harga grosir tanpa mengambil keuntungan.

“Gerbang Pangan dan Wisata Kuliner ini menghadirkan pasar murah yang menjual beras, minyak goreng, hingga komoditas hasil pertanian dengan harga grosir tanpa mengambil keuntungan,” kata Nyanyang.
Sebanyak sekitar 2–3 ton komoditas disiapkan pada pelaksanaan perdana untuk memenuhi kebutuhan pasar. Selain penjualan bahan pangan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat dan petani lokal.

Menurut Nyanyang, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar distribusi pangan berjalan lebih baik dan masyarakat memperoleh akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Di samping pasar murah, kegiatan ini melibatkan sekitar 40 pelaku UMKM yang turut menawarkan produk mereka kepada pengunjung. Kehadiran para pelaku usaha tersebut memperluas fungsi kegiatan, dari sekadar penyediaan pangan murah menjadi ruang transaksi ekonomi bagi masyarakat.

Ketua DPC HKTI Kota Tanjungpinang, M. Sadmi Al Qayum, menyebut keterlibatan UMKM sebagai langkah untuk memberikan kesempatan berjualan dan memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.
HKTI Tanjungpinang selanjutnya berencana menggelar kegiatan serupa di Food Street Bintan Center dalam dua hingga tiga minggu mendatang. Penyelenggaraan berikutnya ditargetkan melibatkan lebih banyak UMKM dan komunitas lokal.
Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Keberlanjutan kegiatan juga diharapkan memberikan manfaat bagi petani dan pelaku usaha lokal di Tanjungpinang.


Comment